Apa itu stop loss dan bagaimana menggunakannya?

Saat menggunakan semua jenis trading seperti, FOREX (valuta asing), atau saham, anda dapat mengeksekusi beberapa jenis perintah. Pesanan pada dasarnya adalah serangkaian proses yang melibatkan pembelian dan/atau penjualan barang id bursa dengan parameter yang ditetapkan. Salah satu jenis yang paling umum adalah stop loss. Dalam panduan ini, kami menjelaskan apa itu stop-loss. pro dan kontranya, dan bagaimana menggunakannya untuk trading.

Perintah stop loss – metode untuk membatasi potensi kerugian anda

Perintah Stop Loss = Perintah yang ditempatkan pada bursa/broker untuk menjual item tertentu (saham/mata uang dll.) setelah mencapai harga yang ditentukan

Bingung?

Mari kita beri contoh.

Anda membeli saham Apple dengan harga $10 per lembar saham. Setelah membeli saham, anda membuat perintah stop loss pada $9. Oleh karena itu, jika harga saham turun menjadi $9, maka perintah anda akan terpicu, dan saham anda masing-masing dijual seharga $9.

Seperti yang anda lihat, jenis perintah ini memungkinkan anda meminimalkan kerugian selama jatuhnya pasaran. Hal ini juga memungkinkan anda untuk mengunci keuntungan seperti yang dijelaskan di bawah ini.

Keuntungan dan kerugian dari perintah stop loss

Sekarang kita telah memberi contoh perintah stop loss, kita dapat mempelajari pro dan kontranya.

Keuntungan

Perintah stop loss bisa sangat bermanfaat bila digunakan dengan benar. Hal ini menawarkan manfaat seperti berikut:

  • Dapat dilihat sebagai polis asuransi gratis
  • Meminimalisir pemantauan fluktuasi harga
  • Menghapus aspek “emosional” pada trading

Pertama, perintah stop loss adalah jaminan asuransi secara de-facto. Tidak ada biaya apapun untuk menempatkan perintah stop loss dan komisi hanya dipotong ketika perintah terpicu. Oleh karena itu, banyak trader menggunakan jenis perintah ini untuk meminimalisir kerugian mereka dan memiliki perlindungan terhadap jatuhnya harga yang besar dan tidak terduga.

Kedua, menggunakan perintah stop loss berarti anda tidak harus terus menerus memantau harga. Melakukan trading bisa menguras tenaga dan sangat intens, oleh karena itu apa pun yang dapat anda gunakan untuk membatasi pekerjaan anda adalah sebuah bonus.

Terakhir, menggunakan perintah stop loss membantu mengurangi aspek emosional dari melakukan trading. Seringkali kita dapat terikat pada aset tertentu –hal ini dapat berdampak negatif pada proses pengambilan keputusan kita. Perintah stop loss membantu menghilangkan aspek emosional dan menjadikan trading murni terotomasi dan mekanis.

Kekurangan

Meskipun hal tersebut memiliki banyak manfaat, ada juga kelemahan yang perlu dipertimbangkan. Termasuk:

  • Fluktuasi harga jangka pendek dapat memicu perintah stop loss
  • Trading terkadang tidak dapat dieksekusi
  • Setelah harga terpicu, harga pasar mungkin sudah berbeda

Kekurangan utama dari perintah stop loss adalah ketika digunakan pada aset yang memiliki fluktuasi harga yang cepat. Misalnya, menetapkan perintah stop loss pada angka 5% dibawah harga pasar adalah ide yang buruk, untuk aset yang secara teratur bergerak naik atau turun sebesar 5%. Pada akhirnya, anda hanya akan membayar komisi dan terus menerus kehilangan uang.

Kedua, tidak ada jaminan bahwa trading akan dieksekusi. Perintah stop-loss hanya mengeksekusi sebuah trading – seseorang masih harus membeli trading tersebut dan tidak ada garansi bahwa trading anda akan cocok. Di pasar yang bergerak cepat, perintah stop loss terkadang bisa gagal diproses. Perintah stop loss anda bisa terpicu, dan harga pasar bisa saja sudah berubah sehingga hal ini berarti anda terjebak dalam posisi yang tidak menguntungkan.

Cara menggunakan perintah stop loss

Perintah stop loss digunakan dalam dua cara yang utama. Pertama, untuk mengurangi potensi kerugian sesuai namanya. Kedua, untuk mengunci keuntungan saat digunakan sebagai trailing stop.

Pengurangan kerugian

Tradisionalnya, orang menempatkan perintah stop loss untuk melakukan hal yang persis sesuai namanya – yaitu untuk menghentikan kerugian. Dengan kerugian, yang kami maksud adalah kerugian yang lebih besar secara eksponensial. Contohnya, dengan menetapkan perintah stop loss pada angka 10% dibawah harga pasar, anda menghilangkan potensi kerugian yang lebih besar jika harga turun ke 15% atau 20% di bawahnya. Hal ini dianggap sebagai jaminan asuransi de-facto.

Trailing stop

Anda juga dapat menggunakan perintah stop loss untuk menghasilkan keuntungan yang konsisten dengan aman. Hal ini dikenal sebagai trailing stop. Anda dapat menetapkan perintah stop loss sebagai persentase di bawah harga pasar – bukan harga yang anda beli.

Saat harga pasar berubah, begitu pula perintah stop loss anda. Hal ini dapat menghasilkan keuntungan modal yang konsisten tanpa perlu terus-menerus memantau fluktuasi harga.

Kesimpulan

Kami harap panduan perintah stop loss ini dapat bermanfaat. Seperti yang anda lihat, perintah stop loss adalah alat yang berguna untuk anda miliki. Hal ini dapat membantu mengurangi potensi kerugian dari anjloknya harga, tetapi juga dapat membantu juga menghasilkan keuntungan yang konsisten ketika digunakan sebagai trailing stop loss.

Siap untuk melangkah maju? Ubah pengetahuan segar dari artikel ini menjadi kemajuan trading
Masuk ke Binomo

Bagikan
Salin tautan
Link copied
ARTIKEL TERKAIT
6 min
Scalping: strategi perdagangan harian untuk pemula
4 min
Apa itu strategi perdagangan arbitrase?
6 min
4 Strategi teratas untuk para trader harian di India
4 min
Cara menggunakan strategi perdagangan pullback
4 min
Strategi perdagangan berdasarkan berita: mengubah informasi menjadi keterampilan
5 min
Strategi perdagangan 10 hari untuk pemula