Apa itu strategi breakout trading?

Ada beberapa strategi dalam trading yang harus dipelajari oleh semua trader. Strategi ini dibangun berdasarkan konsep-konsep dasar. Strategi breakout trading adalah salah satunya. Walaupun bukan strategi yang termudah pendekatan nya, kalau kamu mempelajarinya langkah demi langkah, breakout akan membantumu membuka trading yang lebih berhasil lagi. 

Apa itu breakout? 

Strategi ini berdasarkan konsep breakout. Yang disebut sebagai sebuah breakout adalah kondisi pasar dimana harga sebuah aset bergerak melampaui level support atau resistance (alih-alih memantul dari level tersebut) dalam volume yang meningkat. Karena itu, seorang trader sebaiknya jual kalau harga tembuh di bawah batasan support dan beli jika harga menembus level resistance. 

5 tools untuk penempatan stop loss yang lebih baik

Strategi breakout adalah strategi momentum, yang berarti trader harus cepat dan cukup agresif. Kunic dari kesuksesan strategi ini adalah untuk menangkap tahap awal pembentukan/penerusan tren dan masuk pasar di saat breakthrough. Ingat: breakout terjadi setelah koreksi jangka pendek pada tren secara keseluruhan. 

Strategi breakout adalah salah satu pendekatan favorit dari para trader aktif. Walaupun berdasarkan volume harga yang meningkat, strategi ini bisa menghasilkan resiko yang rendah jika digunakan dengan benar. 

Prinsip nya terlihat sederhana, tetapi mekanisme nya tidak. Kamu harus memiliki pengetahuan pola dan indikator tertentu yang dapat memberikan sinyal / tanda kemungkinan breakout. Selain itu, kamu sebaiknya cukup ahliu untuk menangkap momentum nya. 

Bagaimana cara menerapkan strategi breakout trading 

Untuk menangkap sinyal breakthrough, kamu perlu menggunakan indikator dan pola tertentu yang mencerminkan tren perubahan (atau penerusan setelah koreksi jangka pendek), juga volume harga yang meningkat. 

Biasanya, pergerakan harga yang paling signifikan terjadi setelah trading saluran dan pembentukan pola breakout di dalam grafik, seperti: 

  • Segitiga
  • Benders
  • Puncak dan dasar yang datar
  • Bentuk wedge (baji)
  • Kepala dan pundak 
  • Kepala dan pundak terbalik 

Untuk indikator, kamu bisa gunakan Relative Strength Index, Stochastic, MACD, dan Bollinger Bands untuk memastikan sebuah breakout

Bagaimana cara belajar strategi trading

Penting juga untuk mengukur volume harga. Seperti yang mungkin kamu ingat, volume seharusnya naik dalam sebuah breakout dan setelahnya untuk beberapa waktu. Volume yang meningkat mencerminkan kekuatan trader yang mendorong harga melampaui level yang kuat. Indikator volume yang paling menonjol adalah Volume, On Balance Volume, dan Money Flow Index.

10 tanda bahwa Anda akan sukses sebagai trader
Banyak trader memiliki sifat alami tertentu yang membuat mereka sukses. Sementara yang lain perlu mengupayakannya. Cari tahu mana yang Anda miliki!
Baca selengkapnya

Strategi trading 

Kamu harus ingat bahwa tidak ada strategi breakout trading yang terbaik. Efektivitas pendekatan trading apapun bergantung pada faktor subjektif, termasuk jumlah dana yang kamu miliki, resiko trading yang bisa kamu tanggung, dan jangka waktu posisi yang ingin kamu pertahankan. Walaupun ada banyak jenis strategi breakout trading, di bawah ini, kamu akan menemukan pendekatan trading dasar yang bisa disesuaikan dengan gaya trading mu.  

Cari aset yang sesuai 

Breakout terjadi dalam kondisi pasar tertentu. Oleh karena demikian, langkah pertama adalah mencari aset yang sesuai dengan kondisi-kondisi tertentu. Breakout selalu terjadi setelah koreksi harga. Jadi, kamu perlu mencari aset yang trading nya sudah menyamping selama beberapa waktu. 

Tentukan level support dan resistance 

Beli rumor, jual berita – panduan pedagang tingkat atas

Karena gagasan dari breakout trading adalah sebuah breakthrough dalam salah satu tingkat tersebut, sebaiknya level tersebut ditentukan dalam grafik harga. Keandalan dari level tersebut dapat ditentukan dengan berapa kali harga nya menyentuh level nya. Semakin sering harga memantul, semakin kuat level nya. Patut untuk diperhatikan juga panjang dari level nya. Kalau level tersebut sudah ada selama bebearapa waktu, maka ada pertanda breakout akan datang. 

Terapkan indikator dan cari pola grafik 

Dua indikator sebaiknya diterapkan – atau carilah sebuah pola dan gunakan indikator tambahan untuk mendapatkan sinyal dari breakout yang akan datang. Jangan lupa untuk menggunakan indikator volume yang akan menandakan kekuatan dari peserta pasar. 

Masuk ke dalam pasar 

Faktor kunci dalam kesuksesan menerapkan strategi ini adalah dengan masuk ke pasar saat mendekati awal dari pergerakan tren yang kuat. Akan tetapi, akan berbahaya untuk membuka trading terlalu awal. Ini sebabnya kepastian nya harus dicari. Sebagai contoh, volume di atas rata-rata dan penutupan periode trading yang melampaui level yang ditembus akan membantumu menentukan apakah harganya cukup kuat untuk terus bergerak dalam tren.  

Jika kamu terlewat dalam mencari konfirmasi, kemungkinan kamu akan bertemu dengan breakout yang palsu atau fakeout. Ini adalah kondisi pasar ketika harga tembus melampaui level support atau resistance, tetapi trader tidak cukup kuat untuk mendorong harga nya lebih jauh. Akibatnya, harga nya akan bergerak kembali ke dalam rentang trading sebelumnya. 

Keluar dari pasar

Disarankan untuk menyimpan pesanan stop-loss dan take-profit sebelum memasuki pasar. Jika kamu melakukan trading dalam pola grafik, maka ada aturan tentang kira-kira besarnya pergerakan harga. Kalau tidak ada pola grafik, kamu bisa menentukan level take-profit yang sesuai dengan mengevaluasi pergerakan aset terakhir. Ukurlah ayunan dari harga dan carilah rata-rata nya. 

Pembalikan pasar dan teknik sushi roll

Untuk menentukan level stop-loss, kamu bisa menggunakan resistance sebelumnya untuk jual dan support sebelumnya untuk beli. Mungkin kamu akan bingung saat ini, tapi sudah menjadi aturan umum bahwa level resistance yang ditembus harga ini bisa digunakan sebagai support baru dan level support yang ditembus oleh harga sebagai resistance baru. 

Kesimpulan 

Strategi breakout trading mungkin terlihat penuh resiko, karena memerlukan tindakan yang cepat. Akan tetapi, jika kamu berlatih dalam rentang waktu yang berbeda dengan berbagi instrumen trading, kamu akan bisa menggunakan nya dengan efektif. Karena resiko fakeout sangat tinggi, pesanan stop-loss harus selalu diingat. Ini akan membantu membatasi resiko kehilangan modal. 

Penafian: Tidak ada strategi yang bisa menjamin hasil trading yang benar seratus persen.

Bagikan
Salin tautan
Tautan disalin
Go
Tekan Mulai dan biarkan dora memilih artikel Anda hari ini!
ARTIKEL TERKAIT
4 min
Cara meningkatkan entri Anda: 5 trik yang ampuh
7 min
Panduan pemula untuk tren trading
4 min
Strategi terbaik untuk trading agresif
4 min
Bagaimana membangun sistem trading moving average yang berfungsi?
5 min
Apa itu strategi trading Bollinger Bands?
7 min
5 buku terbaik tentang strategi trading

Membuka halaman ini di aplikasi lain?

Batal Buka