Pullback trading: 6 hal yang harus Anda ketahui

Pullback adalah konsep perdagangan umum yang banyak digunakan untuk membuka posisi pada level yang sempurna. Pullback juga dikenal sebagai retracements dan corrections. Pullback trading tidak rumit jika Anda mengetahui aturannya.

Aturan 1: Identifikasi tren secara keseluruhan

Menurut statistik, tingkat keberhasilan trader yang menggunakan sistem mengikuti tren sekitar 50%. Namun, jika Anda belajar berdagang dalam tren, Anda dapat meningkatkan peluang untuk mendapatkan penghasilan.

Harga tidak bisa naik atau turun secara permanen; oleh karena itu, ada koreksi atau pullback.

Pullback adalah koreksi harga jangka pendek dalam tren yang sudah ada.

Sangat penting untuk diingat bahwa tidak semua gerakan melawan tren keseluruhan adalah  pullbacks. Jika harga bergerak melawan tren sehingga berbalik, itu bukanlah pullback.

Pullback trading: 6 hal yang harus Anda ketahui

Oleh karena itu, untuk trading dengan pullback yang sukses, Anda perlu mengidentifikasi keseluruhan tren dan berdagang ke arahnya. Dalam uptrend, pullback terjadi ketika harga bergerak turun. Dalam downtrend, pullback adalah saat harga naik. Ini berarti Anda harus menjual dalam tren turun dan membeli dalam tren naik setelah pullback.

Aturan 2: Tempatkan garis tren

Ide pullback trading adalah menjual dengan harga lebih tinggi dalam tren turun dan membeli dengan harga lebih rendah dalam tren naik. Cara paling efektif untuk mengidentifikasi titik masuk dan keluar adalah dengan menetapkan garis tren.

Menempatkan garis tren adalah strategi trading pullback yang sederhana. Bagan di bawah menunjukkan pullback (1) dalam  downtrend pasangan EUR/USD. Anda bisa menjual setelah harga menyentuh garis tren atas dan menutup perdagangan di garis tren bawah (2).

Aturan 3: Gunakan simple moving average

Ini adalah strategi trading pullback lainnya. Simple moving average (SMA) dapat digunakan untuk mengidentifikasi titik masuk setelah terjadi pullback. Periodenya bergantung pada kerangka waktu yang Anda perdagangkan—semakin rendah jangka waktunya, semakin kecil periodenya. Setting standarnya adalah 9, 12, dan 21 untuk jangka pendek dan 50, 100, dan 200 untuk jangka panjang.

Go
Tekan Mulai dan biarkan dora memilih artikel Anda hari ini!

Simple moving average menyerupai tren dan bergerak di atas harga dalam tren turun dan di bawah harga dalam tren naik. Ini menjadikannya alat yang berguna untuk mengidentifikasi titik masuk. Lihat grafik di atas: poin 1 dan 2 menunjukkan entri potensial untuk menjual.

Catatan: Tidak seperti garis tren yang menentukan titik masuk dan keluar yang tepat, tingkat akurasi SMA jauh lebih rendah.

11 kutipan yang dapat membalikkan perdagangan Anda
Periksa kebijaksanaan trading yang mumpuni ini dari trader, ekonom, dan pengusaha terkenal.
Baca selengkapnya

Aturan 4: Temukan breakout dan pullback

Pullback trading: 6 hal yang harus Anda ketahui

Sangat umum terjadi pullback setelah breakout.

Breakout adalah kondisi pasar ketika harga menembus di atas resistance atau di bawah support menandakan pembalikan tren.

Cara termudah untuk memperdagangkan breakout adalah dengan menemukan pola grafik.

Pada grafik di atas, terdapat pola head-and-shoulders. Harga menembus di bawah garis leher (1), menandakan dimulainya tren turun. Setelah itu, bull mencoba menekan harga lagi (2). Namun, mereka gagal, dan harga terus menurun. Anda bisa membuka perdagangan jual setelah pullback (2).

Aturan 5: Fibonacci retracement

Retracement Fibonacci adalah alat lain yang dapat Anda gunakan untuk menentukan pullback. Idenya adalah menerapkan indikator selama tren yang solid dan menunggu harga pulih dari level 23,6%, 38,2%, 50% (1), 61,8%, atau 78,6%.

Aturan 6: Masuki perdagangan dengan bijak

Disebutkan bahwa Anda bisa memasuki perdagangan setelah pullback. Ada dua pendekatan, agresif dan konservatif, kapan harus membuka posisi.

  • Dalam pendekatan agresif, trader menetapkan order segera setelah menentukan pullback. Ini berisiko karena harga dapat bergerak melampaui titik masuk, terutama saat pasar mengalami volatilitas yang sangat besar.
  • Dalam pendekatan konservatif, seorang trader membuka posisi ketika harga menetapkan rendah baru (tren turun) atau tinggi baru (tren naik) setelah pullback.

Kesimpulan

Pullback trading adalah strategi yang mudah, bahkan untuk trader pemula. Jika Anda belajar menentukan pullback, Anda akan berdagang secara efektif, memasuki pasar dengan harga yang menguntungkan.

Suka
Bagikan
Salin tautan
Tautan disalin
Go
Tekan Mulai dan biarkan dora memilih artikel Anda hari ini!

Membuka halaman ini di aplikasi lain?

Batal Buka