Panduan pemula untuk grafik centang/tick

Tidak mengherankan jika anda belum pernah mendengar tentang grafik centang/tick. Pertama, ada banyak jenis grafik. Bisakah anda bayangkan bahwa bursa saham tertua di dunia, Bursa Efek Amsterdam, didirikan pada tahun 1602? Sejak itu, banyak jenis grafik telah dikembangkan untuk memberikan analisis harga yang komprehensif dari pasar yang berbeda.

Kedua, grafik tick atau centang jarang digunakan. Alasannya adalah cocok untuk trader berpengalaman yang tahu bagaimana menganalisis pergerakan harga dan menggunakan informasi yang disediakan. Perlu disebutkan bahwa grafik tick  berbeda secara signifikan dari grafik candlestick. Teruslah membaca untuk mempelajari perbedaanya dan mencari tahu bagaimana memanfaatkan yang disediakan oleh grafik tick ini.

Bagan berbasis data

Sebagian besar trader menggunakan grafik berbasis waktu. Misalnya, candlesticks Jepang atau batang terbentuk pada grafik dengan periode waktu tertentu, seperti 5 dan 15 menit atau 1 jam, hari, atau minggu. Data final pada harga tertinggi, terendah, buka dan tutup muncul pada akhir periode tertentu. Jika pasar trading tersedia dari senin hingga jumat, itu berarti bahwa pada grafik harian, setiap candlestick akan memiliki data pada hari tertentu dari Senin hingga Jumat.

Anda dapat mengharapkan jumlah candlestick yang sama pada grafik harian setiap minggu. Setiap trading pada grafik berbasis waktu, anda menerima informasi penting tentang harga selama periode tertentu, tetapi anda mendapatkan data tentang volume dan aktivitas trading

Ada jenis bagan lain — bagan berbasis data. Saat melakukan trading dengan data tersebut, anda melihat aksi harga tergantung pada interval data. Jika anda perlu menentukan aktivitas dan volume trading, anda harus menggunakan grafik berbasis data, termasuk tick dan Renko. Sebuah bar muncul segera setelah persyaratan ukuran harga terpenuhi atau jika sejumlah trading dilakukan.

Grafik Centang/tick: dasar-dasarnya

Grafik centang/tick merefleksikan aktivitas pasar. Walaupun terlihat sama dengan grafik candlestick, sebuah batang terbentuk segera setelah jumlah transaksi tertentu tercapai. Jumlahnya ditentukan oleh trader berdasarkan preferensi atau analisis harga mereka dan dapat disesuaikan dalam pengaturan grafik.

Misalnya, jika anda ingin batang muncul segera setelah ada 200 transaksi, hal itu hanya akan muncul ketika 200 transaksi terjadi. Mungkin perlu beberapa menit hingga berhari-hari, tergantung pada popularitas dan daya tarik aset tersebut bagi pelaku pasar. Anda dapat menggunakan angka Fibonacci, di mana setiap angka sama dengan jumlah dari dua angka sebelumnya, untuk menentukan jumlah transaksi.

Patut diingat bahwa ukuran pesanan tidak berarti. Setiap transaksi hanya dihitung satu kali.

Cara menggunakan grafik centang 

Grafik centang/tick dapat digunakan untuk menganalisis aset finansial yang utama, termasuk saham, mata uang, komoditas dan uang kripto.

Hal ini banyak digunakan untuk mendefinisikan volatilitas pasar. Anda dapat membandingkan berapa banyak tick yang terbentuk selama periode tertentu. Misalnya, bandingkan jumlah tick di awal sesi trading dalam 30 menit dan di tengah hari dalam interval yang sama. Lebih banyak bar akan muncul ketika tingkat volatilitas meningkat, kemungkinan besar pada awal sesi trading. Sebaliknya, jumlah bar akan berkurang jika ada lebih sedikit trader di pasar. Ingatlah bahwa anda harus membandingkan bar dengan jumlah transaksi yang sama.

Grafik tick dapat memberikan banyak informasi penting ketika tingkat volatilitas tinggi. Anda dapat menangkap lebih banyak gelombang harga, pergerakan harga yang lebih kecil dan periode konsolidasi. 

Misalnya, jika anda menggunakan grafik 15 menit, hanya akan ada satu batang dalam waktu 15 menit. Namun, jika anda menetapkan parameter tick lima transaksi, mungkin ada beberapa centang dalam interval waktu yang sama. Anda akan melihat perubahan harga dan akan dapat melihat berapa banyak investor di pasar saat ini. Dengan mempertimbangkan perubahan harga pada grafik tick, anda dapat memasuki pasar lebih dulu, membuka lebih banyak trading, dan menemukan pembalikan tren lebih cepat daripada jika anda akan melakukan trading pada grafik berbasis waktu.   

Selain itu, grafik tick dapat lebih membantu dalam menentukan apakah aset tersebut aktif diperdagangkan atau jika hanya ada beberapa trader (artinya mereka tidak akan dapat menggerakkan pasar). Meskipun ukuran tubuh dan bayangan candlestick mencerminkan tingkat volatilitas pasar, itu tidak cukup untuk mengukur aktivitas trader. 

Jika anda melihat ada sedikit tick pada grafik, hal ini pertanda bahwa tingkat aktivitasnya rendah atau menurun. Anda dapat menggunakan informasi ini untuk menutup posisi, karena pasar cenderung berfluktuasi atau berubah arah. Juga, tingkat aktivitas yang rendah mencegah anda memasuki pasar dengan likuiditas rendah. Pasar likuid rendah selalu menanggung risiko yang lebih tinggi. Sebaliknya, harga bar akan terbentuk meskipun jumlah perdagangan segera setelah interval berakhir, bahkan jika anda kekurangan informasi tentang aktivitas pasar.


Contoh dari trading tick

Mari kita bandingkan grafik berbasis waktu dan data untuk mengetahui perbedaannya bagaimana anda dapat menggabungkannya untuk mendapatkan lebih banyak informasi untuk perdagangan anda. 

Pada grafik di atas, anda dapat melihat grafik candlestick satu menit (putih) dan grafik 1000 tick (hitam). Seperti yang anda lihat, periode perdagangannya sama — perdagangan dimulai pada pukul 9 pagi dan berakhir pada pukul 16:02. Grafik candlestick lebih aktif daripada grafik tick sampai jam 9:30 pagi. Namun, setelah itu, ada lebih banyak batang di grafik tick. Harga pada grafik candlestick membentuk titik terendah yang sama dengan jeda waktu. 

Penutup

Tidak ada jenis grafik yang sempurna. Grafik tick memiliki kelemahan. Namun, jika anda tahu cara membacanya, anda akan dapat mengumpulkan informasi tambahan untuk trading anda. Anda dapat dengan mudah membandingkan berbagai jenis untuk menerima data yang lebih komprehensif tentang arah harga.

Bagikan
Salin tautan
Link copied
ARTIKEL TERKAIT
5 min
Cara membaca grafik kandil
4 min
Apakah rentang waktu terbaik untuk trading mu?
3 min
Tren vs flats: apa beda nya dan bagaimana cara memakainya dalam trading?
5 min
Cara membuat dan membaca grafik Heikin Ashi
5 min
Bagaimana cara trading grafik Renko vs. candlestick
8 min
Cara melakukan analisis teknikal dengan beberapa kerangka waktu untuk perdagangan harian