Kapan harus menutup: kiat untuk mengurangi kerugian perdagangan Anda

Para ilmuwan di University of California, Berkeley, dan University of Oxford menemukan bahwa kecemasan membuat lebih sulit untuk membuat keputusan dan menghindari hasil yang buruk. Seperti dalam artikelnya yang mengatakan bahwa “Ini seperti menjadi Alice in Wonderland, mencoba mencari tahu pilihan apa yang harus Anda buat,”. Jadi, ketika perdagangan menjadi buruk, ambisi Anda mungkin memberitahu Anda bahwa ini adalah “Black Thursday,” dan inilah saatnya untuk panik menjual seperti pada tahun 1929. Namun, tahan tombol keluar Anda.

Ada bias besar dalam cara pedagang melihat keuntungan dan kerugian. Bahkan, pedagang kelas dunia pun jatuh ke dalam perangkap dan salah mengelola posisi miliaran dolar mereka. Untuk menghindari jatuh ke dalam pola pikir tertekan ketika aset masuk ke dalam zona merah, miliki rencana yang merinci kapan dan bagaimana cara memotong kerugian Anda. Di akhir artikel, Anda juga akan mendapatkan tip ahli untuk menumbuhkan kepercayaan diri dengan perdagangan yang baik.

1. Keluar ketika Anda tidak bisa membaca pasar

Berapa banyak yang harus saya investasikan berdasarkan pendapatan tahunan?

Terkadang, Anda mengatur perdagangan, dan pasar mulai bergerak ke arah yang berlawanan. Jika Anda tidak mengetahui mengapa, dan Anda kehilangan jejak apa yang sedang terjadi, anggaplah itu sebagai saran yang kuat untuk meninggalkan perdagangan. Setiap kali Anda mendapati diri membuat tebakan secara acak tentang apa yang mungkin terjadi selanjutnya, inilah saatnya untuk berhenti sejenak. Hanya dalam kasus ini, Anda tidak dapat melangkah pergi tanpa menangani posisi yang kalah terlebih dahulu. Buatlah jalan keluar dan tinjau kembali apa yang terjadi di lain waktu.

Misalkan pergerakan pasar yang tidak terduga memiliki efek sebaliknya pada Anda, Anda memiliki penjelasan bahwa dana Anda dapat mempertahankannya, dan Anda yakin pergerakannya akan berumur pendek. Dalam hal ini, biarkan posisi Anda terbuka sampai penurunan berbalik. Mungkin keuntungan besar yang semula Anda harapkan sudah dekat.

2. Keluar jika Anda merasa terlalu emosional

Pedagang memiliki reaksi yang berbeda ketika mereka dihadapkan pada kerugian. Anda mungkin merasa dikhianati oleh pasar dan masuk ke mode balas dendam. Anda mungkin bingung dan menolak untuk melakukan apa pun, berharap situasi akan membaik dengan sendirinya. Anda mungkin menetapkan ekspektasi yang tidak realistis dengan berpikir bahwa Anda dapat memperbaiki kerusakan apa pun. Semua reaksi ini mencegah Anda membuat penilaian yang benar tentang apa yang terjadi dengan perdagangan yang merugi. 

Anda tidak perlu keluar saat merasa menjadi emosional. Namun, jika perasaan panik, cemas, atau bangga mulai menguasai Anda, saat itulah Anda harus mempertimbangkan dengan serius untuk keluar. Meskipun demikian, cobalah latihan pernapasan, periksa strategi, dan gunakan refleksi diri yang kritis untuk menyelamatkan momen terlebih dahulu.

3. Keluar jika analisis teknis Anda mengatakan demikian

Cara memahami dan mencapai tujuan investasi Anda

Sejauh ini, artikel ini membahas secara luas apa arti dari kehilangan wawasan objektif. Namun, penting juga untuk berbicara tentang mendapatkan perspektif baru saat di masa-masa yang buruk. Analisis teknis harus memberikan Anda jawaban.

Sama seperti ketika Anda menggunakan analisis teknis untuk menentukan waktu untuk memasuki perdagangan, gunakanlah untuk menafsirkan keadaan saat ini. Analisis teknikal mungkin tidak memberi tahu Anda mengapa pasar bergerak melawan Anda, tetapi ini bisa menjadi alat yang berharga dalam memperkirakan pergerakan pasar selanjutnya. Lihatlah grafik, gambar level support dan resistance, dan ambil sinyal dari osilator dan moving average. Apakah semuanya menunjukkan bahwa pasar sedang menyesuaikan diri dan akan segera kembali ke jalurnya? Jika demikian, pertahankan posisi tetap terbuka.

Atau, apakah Anda mendapatkan beberapa konfirmasi dari pola yang sama sekali baru yang terbentuk dan menempatkan perdagangan Anda dalam posisi negatif? Maka itu bukan kerugian perdagangan sementara, jadi Anda harus menutup posisi.

7 mitos trading yang mungkin Anda anggap benar
Ini saatnya untuk menyanggah mitos tentang trading! Sebagian mitos ini begitu dekat dengan kebenaran yagn tidak pernah Anda duga mitos itu merupakan kesalahan konsep yang populer.
Baca selengkapnya

4. Keluar jika Anda ragu-ragu

Apa itu hedging di pasar saham?

Anda telah menduga untuk melakukan semua evaluasi yang direkomendasikan dari atas. Anda bisa membaca pasar, tidak terlalu emosional, dan indikator perdagangan Anda menandakan fase konsolidasi akan segera berakhir. Namun, terlepas dari semua ini, Anda masih merasa tidak yakin tentang perdagangan ini. Jangan stres lebih dari yang Anda butuhkan, tutup posisi dan lanjutkan! Hal ini adalah kebiasaan yang baik untuk dimiliki, jika Anda berkonflik, berhentilah sebelum memperburuk keadaan.

Hal itu bukan berarti bahwa keraguan tentang perdagangan akan terus merugi. Namun, ini adalah sebuah latihan yang baik dalam menggunakan naluri pedagang Anda. Jika berniat untuk mempertahankan pendekatan sistematis untuk perdagangan aktif, Anda masih perlu bekerja keras dan meningkatkan strategi Anda. Naluri pedagang hanya akan menjadi sentuhan akhir yang menyatukan semuanya, seperti, grafik, data, sinyal, perasaan, dan keputusan. 

Cara menjadi lebih baik dalam memotong kerugian perdagangan

Ada baiknya untuk mendapatkan saran dari pedagang yang sudah berpengalaman. Belajar memberi Anda fondasi yang bagus untuk dikerjakan, tetapi waktu dan pengalaman adalah bahan dasar untuk jalan yang sukses. Tidak ada yang mengajarkan Anda seefektif mempraktikkan hal yang sama berulang kali. Ketika Anda menjadi lebih berpengalaman, perbedaan antara perdagangan yang buruk dan kemunduran sementara akan menjadi lebih jelas. 

Catat situasi ketika keputusan Anda untuk memotong kerugian benar dan bandingkan dengan situasi ketika Anda bertindak sebelum waktunya. Pada akhirnya, keputusan Anda akan diinformasikan oleh indra keenam seorang pedagang veteran seperti halnya oleh data. Namun, jangan terburu-buru dan mengabaikan data terlebih dahulu!

Bagikan
Salin tautan
Tautan disalin
Go
Tekan Mulai dan biarkan dora memilih artikel Anda hari ini!
ARTIKEL TERKAIT
4 min
Cara membeli dan menjual saham secara online
3 min
Cara membuka rekening saham
4 min
Cara membeli saham di bursa efek
5 min
ETF vs reksa dana: apa yang harus anda ketahui
3 min
Temukan ceruk pasar Anda: kapan dan apa yang harus diperdagangkan
5 min
Cara membeli saham secara online

Membuka halaman ini di aplikasi lain?

Batal Buka