Apa itu indeks fear dan greed?

Sentimen pasar mencerminkan sikap keseluruhan terhadap pasar tertentu diperhitungkan dari faktor fundamental dan indikator teknikal. Ada dua sentimen utama yang dialami pasar –  fear dan greed. Fear membuat pelaku pasar menjual aset dan menurunkan harga. Greed mendorong harga aset naik, karena investor terus membelinya.

Indikator ini dikembangkan oleh CNNMoney untuk melihat bagaimana emosi membentuk perilaku investor dalam pasar. Sejak itu sentiment menjadi banyak digunakan di berbagai industri. Misalnya, para ahli crypto mengklaim bahwa pada pertengahan Juli, pasar crypto memecahkan fear record, yang menjelaskan mengapa pemegang aset digital secara besar-besaran menjual crypto.

5 rekomendasi buku untuk mengelola keuangan pribadi

Mari kita lihat kebenarannya.

Apa yang melatarbelakangi indeks fear dan greed?

Anda mungkin paham bahwa beberapa indikator teknis menentukan kapan suatu aset overbought atau oversold dan digunakan untuk memprediksi kapan harga akan berbalik. Contoh paling populer adalah Stochastic Oscillator dan Relative Strength Index. Indeks fear dan greed dikembangkan dengan tujuan yang sama — yaitu untuk menentukan apakah pasar dihargai dengan pantas. Meski begitu, ada perbedaan penting — indeks menunjukkan sentimen dari seluruh pasar, sementara indikator dihitung untuk setiap aset secara terpisah.

 

Bagaimana cara menghitung indeks fear dan greed?

Indeks dihitung secara otomatis dan ditampilkan di website CNN. Anda akan menemukan data tentang sentimen pasar saat ini dan kondisi sentimen di seminggu, sebulan, dan setahun yang lalu pada situs tersebut. Indeks diperbarui setiap kali data baru masuk dari tujuh komponennya.

Go
Tekan Mulai dan biarkan dora memilih artikel Anda hari ini!

Indeks tersebut didasarkan pada tujuh indikator pasar saham yang memiliki bobot yang sama dalam skor totalnya. Hal ini dipertimbangkan dari banyaknya indikator yang menyimpang dari rata-ratanya dibandingkan dengan divergensi normalnya.

Indikator:  

Faktor apa saja yang mempengaruhi harga saham di pasar modal?
  1. Momentum pasar. Dipertimbangkan dari perbandingan nilai Indeks S&P 500 dengan rata-rata pergerakan 125 hari.
  2. Kekuatan harga saham. Membandingkan jumlah saham yang mencapai level tertinggi dalam 52 minggu dengan jumlah saham yang mencapai posisi terendah dalam 52 minggu di NYSE (New York Stock Exchange).
  3. Luasnya harga saham. Menganalisis besaran volume perdagangan di saham dengan nilai naik versus saham yang turun nilainya.
  4. Opsi put dan call. Indikator mempertimbangkan sejauh mana opsi put berkinerja buruk terhadap opsi call, menimbulkan ketamakan, atau ketika opsi put mengungguli opsi call, membuat kecemasan.
  5. Permintaan junk bond. Ini menentukan apakah pasar lebih menyukai strategi berisiko tinggi menggunakan spread antara imbal hasil junk bond dan investment-grade bond.
  6. Volatilitas pasar. Diukur berdasarkan Indeks Volatilitas Cboe (VIX) dengan rata-rata pergerakan 50 hari.
  7. Permintaan tempat berlindung yang aman. Ini ditentukan sebagai perbedaan pengembalian saham versus kas.

Masing-masing dari tujuh indikator memiliki skor dari 0 hingga 100.

4 peretasan mental yang akan mengubah perdagangan Anda menjadi lebih baik
Ingin meningkatkan trading Anda dengan mengubah cara Anda melihat pasar> Pelajari 4 strategi mental yang dapat diterapkan secara instan.
Baca selengkapnya

Cara menerapkan indeks

Meskipun indeks bervariasi dari 0 hingga 100, cukup untuk Anda mengetahui hanya satu angka — 50.

  • Ketika indeks sama dengan 50, sentimen pasar netral.
  • Semua yang berada di bawah 50 menandakan fear dan penurunan nilai saham
  • Semua yang berada di atas 50 menunjukkan investor secara aktif membeli saham dan menaikkan harga mereka.

0 berarti mutlak fear, dan 100 mencerminkan mutlak greed. Ini adalah poin yang menandakan pembalikan pasar yang akan datang. Oleh karena itu, investor dapat menggunakan pasar fear sebagai sinyal beli dan pasar greed sebagai sinyal jual.

Mengapa Anda harus menggunakan indeks fear dan greed?

Alat ini akan jadi favorit jika Anda menyukai indikator momentum, seperti RSI dan Stochastic. Indeks adalah barometer besar apakah pasar saham berada pada nilai intrinsiknya. Ketidakseimbangan apa pun akan menyebabkan pembalikan pasar. Meskipun beberapa skeptis percaya bahwa indeks ini beresiko, karena membuat investor sering berdagang masuk dan keluar dari saham alih-alih menggunakan strategi beli dan tahan, namun kegunaan indeks inipun ada buktinya.

Misalnya, skornya jatuh ke 12 pada September 2008. Ini adalah sinyal kecemasan pasar yang signifikan karena S&P 500 menyentuh posisi terendah dalam tiga tahun. Pada September 2012, skor indeks berada di atas 90, sementara ekuitas global meroket karena pelonggaran kuantitatif Fed putaran ketiga.

Kesimpulan

Kapan dan mengapa pasar saham ditutup

Meskipun indeks fear dan greed hanya digunakan untuk pasar saham dan tidak dapat digunakan semata-mata untuk menentukan pembalikan pasar, ini adalah alat yang menarik yang harus dimiliki investor saat memasuki pasar ekuitas. Sementara angka sekitar 50 tidak akan memberikan petunjuk tentang arah harga yang akan datang, nilai ekstrim indeks dapat digunakan sebagai titik di mana pasar akan berbalik arah.

Suka
Bagikan
Salin tautan
Tautan disalin
ARTIKEL TERKAIT
4 min
Apa itu futures: panduan investor
4 min
Apa itu aset berwujud dan tidak berwujud?
5 min
Hukum pasar: keuntungan dan risiko
5 min
Investasi jangka panjang VS perdagangan jangka pendek
7 min
Hal utama yang perlu Anda ketahui tentang obligasi
3 min
Perbedaan utama antara pasar primer dan sekunder

Membuka halaman ini di aplikasi lain?

Batal Buka