Apa yang dimaksud dengan pivot point dalam trading?

Pivot point (PP) adalah sebuah indikator efektif yang telah digunakan oleh banyak trader. Meskipun dihitung secara otomatis, Anda dapat mengukurnya dengan tangan. Ada empat jenis indikator utama, dan jenis lainnya sedang dikembangkan. Tidak seperti indikator lainnya, setiap jenis PP dikembangkan oleh analis yang berbeda. Hanya satu nama yang dikenal: Nicolas Scott mengembangkan pivot point Camarilla pada 1980-an.  

Pivot point dalam trading

Bagaimana cara mengembangkan psikologi trading yang benar

Indikator pivot point memprediksi level support dan resistance di sesi saat ini atau yang akan datang.

Indikator standar terdiri dari lima baris:

  • Pivot point (PP) adalah singkatan dari garis tengah dan menentukan tren keseluruhan.
  • Dua level di atasnya (R1 dan R2) mencerminkan level resistance.
  • Dua level di bawahnya (S1 dan S2) mewakili level support.

Level ini dihitung berdasarkan harga tertinggi, terendah, dan penutupan hari perdagangan sebelumnya.

Pivot Point (PP) = (Maksimum + Minimum + Tutup)/3

Support 1 (S1) = (PP x 2) – Maksimum Sebelumnya

Support 2 (S2) = PP – (Maksimum Sebelumnya – Minimum Sebelumnya)

Resistance 1 (R1) = (PP x 2) – Minimum Sebelumnya

Resistance 2 (R2) = PP + (Maksimum Sebelumnya – Minimum Sebelumnya)

Jika harga berada di atas titik pivot, kemungkinan akan mencapai level resistance pertama. Jika ditembus, resistance selanjutnya akan menjadi target. Begitu pula sebaliknya, dua level support akan menjadi target pergerakan harga yang akan datang ketika harga turun di bawah pivot point.

Poin pivot: Tipe-tipe

Ada empat jenis indikator pivot point. Yang standar telah dibahas di atas. Tiga tipe lainnya adalah:

1. Pivot Point Woodie

Ini menambah bobot lebih pada harga penutupan.

Perhitungan:

R2 = PP + Maksimum – Minimum

R1 = (2 X PP) – Minimum

PP = (Maksimum + Minimum + 2 Tutup) / 4

S1 = (2 X PP) – Maksimum

Mengapa trading lebih sulit dari yang Anda pikirkan: 5 trap yang biasanya dialami

S2 = PP – Maksimum + Minimum

2. Pivot Point Camarilla

Pivot point Camarilla juga memberi bobot lebih pada harga penutupan, tetapi ada sembilan level – pivot, empat resistance, dan empat level support.

Perhitungan:

R4 = Tutup + ((Maksimum – Minimum) x 1.5000)

R3 = Tutup + ((Maksimum – Minimum) x 1,2500)

R2 = Tutup + ((Maksimum – Minimum) x 1,1666)

R1 = Tutup + (Maksimum – Minimum) x 1,0833)

PP = (H + L + C) / 3

S1 = Tutup – ((Maksimum – Minimum) x 1,0833)

S2 = Tutup – ((Maksimum – Minimum) x 1,1666)

S3 = Tutup – ((Maksimum – Minimum) x 1,2500)

S4 = Tutup – ((Maksimum – Minimum) x 1.5000)

3. Pivot Point Fibonacci

Tipe ini menggunakan level Fibo untuk perhitungan target support dan resistance.

R3 = PP + ((Maksimum – Minimum) x 1.000)

R2 = PP + ((Maksimum – Minimum) x 0,618)

R1 = PP + ((Maksimum – Minimum) x 0,382)

PP = (H + L + C) / 3

S1 = PP – ((Maksimum – Minimum) x 0,382)

S2 = PP – ((Maksimum – Minimum) x 0,618)

S3 = PP – ((Maksimum – Minimum) x 1.000)

Cara menggunakan poin pivot dalam perdagangan

Pivot diterapkan ke berbagai aset dan kerangka waktu. Pivot point bisa harian, mingguan, bulanan, atau tahunan. Level berubah tergantung pada periode yang Anda pilih.

Prasangka tentang trading yang harus Anda singkirkan sebelum memulai

Misalnya, jika hari Selasa pagi, pivot harian akan dihitung menggunakan harga aset tertinggi, terendah, dan harga penutupan yang ditetapkan pada hari Senin.

Saat mempelajari cara menggunakan pivot point dalam trading harian, Anda mungkin bingung. Namun, pivot tidak berkorelasi dengan kerangka waktu yang digunakan. Misalnya, Anda harus menerapkan pivot harian untuk trading pada kerangka waktu hingga 30 menit. Anda harus menggunakan pivot mingguan untuk berdagang pada grafik per jam, 4 jam, dan harian. Level mingguan diubah hanya sekali seminggu dan dihitung pada harga tertinggi, terendah, dan penutupan minggu sebelumnya.

Saat berdagang pada jangka waktu mingguan, Anda harus menggunakan pivot bulanan. Mereka didirikan berdasarkan data bulan sebelumnya. Jika Anda berencana untuk menahan posisi selama berbulan-bulan, Anda harus menggunakan pivot tahunan. Ini menggunakan tinggi, rendah, dan penutupan tahun sebelumnya.

Poin pivot umumnya digunakan oleh trader harian karena pivot harian berubah setiap hari sementara level mingguan, bulanan, dan tahunan jarang diperbarui. Oleh karena itu, mereka tidak dapat akurat dan tidak memberikan sinyal yang dapat diandalkan.

4 peretasan mental yang akan mengubah perdagangan Anda menjadi lebih baik
Ingin meningkatkan trading Anda dengan mengubah cara Anda melihat pasar> Pelajari 4 strategi mental yang dapat diterapkan secara instan.
Baca selengkapnya

Point Pivot: kekurangan

Beberapa hal yang wajib dipertimbangkan agar dapat menggunakan indikator secara efektif.

Apa arti bulls and bears di bursa saham?
  • Statis. Tidak seperti kebanyakan indikator, termasuk moving average dan oscillators, pivot hanya berubah pada awal hari berikutnya. Ini ini adalah ide buruk untuk membuat keputusan perdagangan saat volatilitas tinggi.
  • Tidak ada akurasi 100%. Tidak ada indikator yang akan memberikan sepenuhnya keberhasilan maupun keakuratan untuk masuk dan keluar dari pasar. Oleh karena itu, Anda harus menggabungkan beberapa alat teknis untuk memperkirakan pergerakan harga secara efektif. Misalnya, level menjadi lebih kuat jika salah satu pivot tumpang tindih atau menyatu dengan moving average atau level ekstensi Fibonacci.

Kesimpulan

Indikator pivot point memberikan tingkat keakuratan yang sebagian besar digunakan oleh trader intraday. Meskipun sering salah, breakout pendek, dan harga akhirnya berbalik.

Bagikan
Salin tautan
Tautan disalin
Go
Tekan Mulai dan biarkan dora memilih artikel Anda hari ini!
ARTIKEL TERKAIT
3 min
Apa itu penghindaran penyesalan dalam trading?
4 min
Apa teori penyesalan dalam trading?
5 min
Apakah anda seorang trader FOMO?
4 min
Bagaimana belajar dari kesalahan trader lain
4 min
7 kebiasaan perilaku yang harus Anda kuasai di tahun pertama Anda berdagang
4 min
7 hal yang dilakukan pedagang profesional

Membuka halaman ini di aplikasi lain?

Batal Buka