Indikator dan strategi: apa bedanya?

Strategi trading dan indikator teknis adalah salah satu alat trading dasar. Tidak mungkin melakukan trading tanpa sebuah strategi yang akurat, sedangkan strategi tidak dapat dibangun tanpa menerapkan indikator teknis. Meskipun konsepnya saling terkait, haruskah kita membandingkannya? Teruskan membaca untuk mencari tahu perbedaan antara konsep-konsep ini.  

Definisi

Berikut adalah definisi dari kedua konsep tersebut:

Apa itu strategi trading Bollinger Bands?
  • Sebuah strategi trading adalah seperangkat aturan berdasarkan pada hal teknis (seperti indikator, garis, dll.) dan faktor fundamental untuk memungkinkan untuk melakukan forecast pada pergerakan harga.
  • Indikator teknis adalah sebuah alat yang didasarkan pada perhitungan matematis. Hal ini mengukur data secara historis untuk memberikan sinyal tentang arah harga yang akan datang dan intensitasnya.

Jadi, indikator teknis adalah alat yang digunakan untuk membangun strategi trading. Dengan demikian, istilah-istilah ini tidak dapat dibandingkan.

Ditemukan bahwa aturan analisis teknis dapat digunakan saat melakukan trading indeks NASDAQ Composite dan Russell 2000. Namun, aturan seperti itu tidak ada untuk DJIA dan S&P 500. Aturan analisis teknis bahkan dapat meningkatkan trading yang tidak menguntungkan. Namun, seorang trader harus ingat bahwa tidak ada aturan atau pendekatan yang menjamin keuntungan pasti 100%.

Tujuan

Strategi trading  digunakan untuk meningkatkan peluang trading yang sukses dan membatasi waktu yang harus dihabiskan trader untuk satu trading. 

Indikator teknis memberikan signal tentang pergerakan harga yang akan datang serta intensitasnya. 

Penciptaan 

Strategi trading dibangun di atas serangkaian kondisi. Kondisi tersebut dibentuk oleh faktor fundamental dan/atau indikator teknis. Indikator teknis adalah alat yang paling umum untuk membuat strategi trading, karena memungkinkan trader untuk menentukan poin yang akurat untuk membuka dan menutup trading.

Kalkulasi dari sebuah indikator teknis didasarkan pada rumus matematika yang sebagian besar mempertimbangkan data harga historis. 

4 peretasan mental yang akan mengubah perdagangan Anda menjadi lebih baik
Ingin meningkatkan trading Anda dengan mengubah cara Anda melihat pasar> Pelajari 4 strategi mental yang dapat diterapkan secara instan.
Baca selengkapnya

Istilah dasar

Pembalikan pasar dan teknik sushi roll

Mari kita pertimbangkan istilah kunci yang digunakan untuk setiap strategi trading dan indikator teknis.

Strategi Trading

Strategi trading mencakup penyaringan trading dan pemicu trading. 

  • Penyaringan trading adalah kondisi tertentu yang mungkin saja dapat memicu trading. 
  • Pemicu trading adalah kondisi tertentu yang menginformasikan seorang trader untuk membuka sebuah posisi. Karena kedua istilah tersebut saling berhubungan, mari kita pertimbangkan sebuah contoh.  

Bayangkan anda menggunakan strategi trading breakout berdasarkan pola grafik berbasis head-and-shoulder. Filter trading adalah peristiwa ketika harga menembus di bawah neckline pola. Hal ini menginformasikan trader untuk siap membuka posisi short. Namun, ini bisa menjadi pancingan. Jadi, trader membutuhkan konfirmasi yang akan memicu pembukaan trading. Konfirmasi ini dapat terjadi ketika harga ditutup di bawah neckline.

Setiap strategi yang manjur harus mencakup titik masuk dan titik keluar.

4 strategi aksi harga terbaik untuk Forex, saham, dan kripto
  • Titik masuk. Titik masuk adalah tingkat di mana seorang trader membuka posisi. Ini adalah satu titik yang memungkinkan trader untuk masuk ke pasar saat tahap awal dari pembentukan tren.
  • Titik keluar. Titik keluar adalah tingkat di mana seorang trader menutup sebuah posisi. Hal ini disajikan oleh dua poin karena tidak ada jaminan trading yang terbuka akan berhasil. Ini adalah pesanan take-profit dan stop-loss.
  • Take-profit adalah tingkat dimana trading ditutup dengan sebuah keuntungan. 
  • Stop-loss adalah tingkat dimana trading ditutup dengan sebuah kerugian.

Traders tidak boleh memasuki pasar jika mereka tidak menetapkan keuda level tersebut. Jika tidak, mereka meningkatkan peluang kerugian mereka secara luar biasa. 

Indikator Teknis

Ada lima jenis utama alat teknis:

  1. Indikator tren. Kategori ini terdiri dari indikator yang digunakan untuk menganalisis tren harga (bullish, bearish, horizontal) dalam periode tertentu.
  2. Indikator momentum. Indikator tipe ini adalah yang mengukur kecepatan pergerakan harga selama periode tertentu. 
  3. Indikator kekuatan relatif. Indikator-indikator ini mengukur fluktuasi pasar dalam tekanan beli dan jual.
  4. Indikator pembalikan rata-rata. Alat-alat ini membantu mengevaluasi ukuran fluktuasi harga sebelum harga kembali normal. 
  5. Indikator volume Indikator ini bertujuan untuk menentukan kekuatan pembeli dan penjual di pasar dengan menghitung volume trading.  

Ada klasifikasi lain, indikator bisa mendahului dan tertinggal.

  • Indikator lagging / tertinggal memberikan signal yang tertunda dan memastikan tren yang terbentuk.
  • Indikator leading/mendahului  memberikan signal tentang fluktuasi harga yang akan datang dan memungkinkan trader memasuki pasar pada tahap awal tren.

Examples

Apa itu strategi?

As it’s already known, technical indicators provide signals on price directions. These signals are basic, and they are written in a certain way. For example, when the RSI indicator breaks above the 20 level, it’s a signal to open a long trade. However, this is only an application of a technical indicator that can’t be called a strategy.

Strategi trading harus mencakup informasi yang akurat. Mari kita ubah aturan di atas menjadi sebuah strategi trading:

  1. Indikator RSI dengan 14 periode harus diaplikasikan pada jangka waktu H4.
  2. Harga harus bergerak dalam tren menurun yang kuat.
  3. Garis RSI harus menembus di atas level 20. Karena RSI adalah indikator utama, harus ada konfirmasi. Cari pola candlestick terbalik. Tetapkan pesanan take-profit di titik tertinggi baru baru ini.
  4. A stop-loss order should be placed several points below recent lows (the number of points depends on the volatility level and the size of the trade).
  5. Perintah stop-loss harus ditempatkan beberapa poin di bawah posisi terendah yang terbaru (jumlah poin tergantung pada tingkat volatilitas dan ukuran trading)

Kesimpulan

Strategi perdagangan terbaik: panduan untuk pemula

“Strategi trading” dan Indikator teknis” adalah istilah yang saling berkaitan. Namun, mereka tidak bisa dibandingkan. Strategi dibangun di atas indikator teknis, sedangkan indikator memberikan signal arah harga untuk menetapkan titik masuk dan titik keluar yang akurat. Untuk melakukan trading dengan sukses, seorang trader harus dimulai dengan mempelajari analisis teknis yang mencakup pola candlestick dan grafik serta indikator. Trader akan dapat menggunakan strategi trading atau bahkan mengembangkan strategi mereka sendiri hanya setelah mereka mempelajari indikator yang efektif.

Bagikan
Salin tautan
Tautan disalin
Go
Tekan Mulai dan biarkan dora memilih artikel Anda hari ini!
ARTIKEL TERKAIT
4 min
Cara berdagang breakout
7 min
Scalping: strategi perdagangan harian untuk pemula
4 min
Apa itu strategi perdagangan arbitrase?
7 min
10 kesalahan backtesting yang dilakukan oleh para pemula
4 min
Apa yang harus Anda ketahui tentang strategi backtesting dalam trading
4 min
5 tanda bahwa tren akan berakhir

Membuka halaman ini di aplikasi lain?

Batal Buka