Bagaimana cara mengajari anak-anak anda tentang finansial

Sayangnya, kebanyakan orang tua tidak mengajari anaknya cara mengelola keuangan sejak dini. Orang dewasa mungkin berpikir bahwa terlalu dini untuk membicarakan hal-hal serius seperti banyaknya informasi yang perlu kita serap dengan cepat agar tetap bertahan.

Tapi ada cara untuk memberi anak anda permulaan yang lebih baik dengan masalah keuangan. Mari kita lihat bagaimana kita bisa mengajari anak-anak kita hal hal penting ini dan tidak membuat mereka bosan. Menurut statistik Bank Dunia, literasi keuangan di dunia berkisar antara 13% hingga 71% dengan rata rata global 33%. Semakin kurang berkembang suatu negara, semakin sedikit penduduknya yang melek finansial.

Manfaat memulai lebih dini 

Jangan berpikir bahwa literasi keuangan bukan untuk anak-anak: itu sama pentingnya dengan aturan jalan, alfabet, atau tabel perkalian. Secara alami, tidak mungkin untuk hidup tanpa sistem moneter, dan setiap orang pasti berurusan dengan uang entah di satu atau lain hal. Karena itu, sejak kecil seorang anak harus memahami pentingnya masalah keuangan. Selain itu, jika anda mengejar anak dengan cara yang menghibur, mereka akan tertarik dan ingin belajar lebih banyak.

Aturan belajar yang menyenangkan

Pertama-tama, ingatlah bahwa seorang anak dari segala usia masih suka bermain. Dan mengapa anak-anak sangat menyukai game? Itu benar, karena permainan itu menarik dan menyenangkan. Jadi, mari buat proses belajar menjadi sama menghiburnya dengan bermain dengan beberapa aturan sederhana ini:

  1. Jangan mempersulit belajar dengan istilah-istilah yang sulit.. 

Anak anak, terutama anak-anak prasekolah, tidak mungkin mendapatkan pelajaran selama satu jam tentang sistem keuangan. Tugas utama orang tua adalah menjelaskan cara kerja keuangan secara umum (apa itu dan apa dasarnya)

  1. Jangan memberi mereka terlalu banyak informasi sekaligus.

Banyaknya informasi yang tidak terlalu perlu akan melelahkan kebanyakan orang dewasa, dan hal itu pula akan membuat enggan untuk menyentuh topik ini lagi. Apa yang terjadi pada otak anak kita ketika menerima banyak istilah dan penjelasan yang tidak jelas sekaligus? Dalam kasus terburuk, Hal ini akan langsung lewat telinga kanan dari telinga kiri beberapa menit setelah pelajaran tersebut selesai, dan anak pun tidak akan pernah setuju untuk belajar itu lagi nantinya di masa depan.

  1. Kuatkan pada dasar dasarnya..

Mulailah dengan meletakkan sedikit demi sedikit pengetahuan sebagai pondasi. Detail dan lainnya dapat ditambahkan di masa depan.

Darimana saya memulainya?

Ragamkan cerita anda dengan dengan detail menarik. Lebih baik memulai dengan poin-poin berikut:

  1. Sejarah suatu barang atau peristiwa. Bagaimana dan kapan orang menemukan ini? Mengapa hal ini perlu? Bagaimana kehidupan mereka berubah? Sejarah menarik dan sangat berkaitan dengan kehidupan sehari hari ketika menceritakan kisah orang-orang di masa lalu.
  2. Dasarkan penjelasan anda pada hal hal di sekitar anda. Gunakan koin asli dari denominasi apapun. Duduk dan lihat mereka. terbuat dari apa mereka? Detail kecil apa yang mereka miliki?
  3. Begitu pula, jangan berjalan melewati mesin penjual otomatis dan jangan kesal dengan anak anda karena mereka menginginkan sesuatu. Biarkan anak anda menangani uangnya. beri mereka kesempatan untuk melihat semuanya secara real time. Dia akan terkejut betapa cepatnya uang kertas bisa berubah menjadi sebatang coklat atau sekaleng jus lezat.

Ingatlah bahwa bahkan orang dewasa pun tidak dapat mengetahui segala sesuatu di dunia ini. Jangan malu karena itu! Belajar hal baru bersama anak memang selalu menyenangkan. Tunjukkan kepada anak anda bahwa tidak mengetahui sesuatu itu tidak buruk, yang buruk adalah tidak ingin mengetahuinya. Jika anda tidak tahu apa yang harus menjawab pertanyaan anak anda, katakan saja “Saya tidak tahu ini, tapi kita akan mencari informasi bersamanya dan mencari tahu.”

Anak anda yang masih TK harus segera pergi ke sekolah, dan sangat penting untuk mengajari mereka mencari informasi yang tepat dengan sendirinya. Ini akan menjadi dasar untuk belajar dan membantu mereka dalam proses pendidikan.

Belajar adalah bermain juga!

Tunjukkan pada anak anda bahwa belajar tidak melulu membaca buku dan teks yang membosankan ataupun penjelasan monoton selama satu jam. Dengan mengubah proses ini menjadi sebuah permainan, anda akan membuat anak menantikan pelajaran dan diskusi berikutnya. Untuk mengubah pembelajaran menjadi permainan yang menarik, ikuti saja langkah langkah di bawah ini:

  1. Mulailah dengan sesuatu yang sederhana. Mintalah anak anda untuk secermat mungkin, dan ceritakan sebuah cerita pendek dengan poin-poin yang paling penting.
  2. Munculkan sistem poin paling sederhana. Ambil selembar kertas kosong dan gambar tiga hati merah. Hal ini bisa menjadi “permainan yang hidup.” Untuk setiap jawaban yang salah, anak akan kehilangan satu hati.
  3. Buatlah 5 pertanyaan menarik tentang cerita anda. Buat mereka sesederhana atau serumit mungkin yang dapat dipikirkan oleh anak seusia dan kemampuan anak anda.
  4. Siapkan hadiah di awal. Jangan memberi anak sesuatu yang sangat kasual (makanan, waktu luang etc.), karena hal hal tersebut sudah menjadi bagian dari hidup mereka. Hadiah haruslah secara khusus ditujukan ke anak dan mengejutkan ekspektasi mereka. Atur untuk menonton film bersama dan biarkan anak memilih filmnya. Kunjungi museum atau bawa mereka menonton teater wayang. Lakukan sesuatu yang menarik dan asik! anak-anak selalu terinspirasi oleh quality time yang dihabiskan bersama orang tua mereka. Libatkan anggota keluarga lainnya dalam permainan.
  5. Buat jadwal pembelajaran, tetapi jangan berlebihan. Yang terbaik adalah memulai dengan satu hari dalam seminggu. Tingkatkan frekuensinya hanya jika anda melihat anak anda antusias. 
  6. Sebelum memulai pembelajaran, pastikan anak anda tidak lapar atau lelah. Jangan mengubah pembelajaran menjadi sesuatu yang dilakukan di bawah todongan senjata. Hentikan pembelajaran atau beristirahatlah jika anak kehilangan minat. 
  7. Bicarakan tentang mengapa belajar finansial adalah sesuatu yang penting. Studi sambil bersenang senang adalah hal bagus, tetapi hal tersebut juga harus tetap memiliki alasan kuat. Bicarakan kepada anak anda mengapa keuangan adalah hal yang sangat signifikan di kehidupan manusia.

Mari kita rangkum

Buang stereotip konyol bahwa anak-anak akan secara otomatis mempelajari semua yang mereka butuhkan ketika mereka dewasa. Jangan abaikan pertanyaan yang berhubungan dengan uang, tidak perlu membicarakan proses keuangan yang rumit, tetapi jangan ragu untuk menjelaskan hal hal mendasar dan memberikan contoh nyata dari pengalaman hidup anda sendiri. Topik ini mungkin tidak mudah dicerna pada usia dini, tetapi akan membuat anak lebih cerdas di masa mendatang. Lagi pula, suatu hari nanti anak-anak harus menghadapi sendiri dunia keuangan yang menarik dan rumit. Ayo bantu mereka sekarang!

Bagikan
Salin tautan
Link copied
ARTIKEL TERKAIT
4 min
5 cara mudah untuk belajar keuangan pribadi
4 min
Apa aturan penganggaran 50/30/20 itu?
5 min
Cara mempersiapkan diri secara finansial untuk menjadi orang tua: 7 tips yang harus Anda ketahui
5 min
Bagaimana cara tidak bangkrut pada Black Friday
4 min
Cara meminimalisir stres soal keuangan di waktu Natal
4 min
Bagaimana toko toko mengelabui dalam penjualan