Bagaimana cara mengurangi anggaran belanja secara wajar?

Asumsi bahwa menganggarkan uang untuk bahan makanan hanya berlaku untuk mereka yang tidak berpenghasilan cukup tidaklah benar. Hal ini tidak masuk akal karena konsumsi produk yang rasional penting untuk menjaga lingkungan. Dan penganggaran ini juga memiliki efek positif pada pengeluaran Anda: dengan mengoptimalkan pembelian, orang berhenti membeli hal yang kemungkinan tidak akan mereka makan atau membuang produk karena kadaluarsa.

Apa aturan penganggaran 50/30/20 itu?

Kami telah mengumpulkan lima tips teratas untuk membantu Anda mengurangi anggaran belanjaan dan menghemat uang!

Rencanakan apa yang Anda makan

Langkah pertama untuk mengurangi anggaran belanja adalah dengan memastikan Anda tahu apa yang akan Anda beli di toko. Pertama-tama, Anda perlu merencanakan apa yang akan Anda masak untuk jangka waktu tertentu (misalnya, 3 hari makan), tergantung pada seberapa sering Anda mengunjungi toko.

Selanjutnya, rincikan menjadi bahan-bahan yang perlu Anda beli untuk makanan Anda, termasuk juga snack dan minuman. Setelah Anda membuat daftar bahan-bahannya, ketahui merek mana yang harus Anda beli dan apakah mungkin untuk mengganti merek mahal dengan yang lebih murah namun dengan kualitas yang sama. Untuk melakukan ini, Anda harus mempelajari pasar dengan cermat, membandingkan harga, membaca ulasan tentang merek tertentu, dan kemudian mencari tahu merek mana yang dapat Anda temukan di supermarket terdekat. Namun, setelah melakukan analisis seperti itu, Anda sangat mengoptimalkan anggaran Anda.

Plus, cobalah untuk mengganti bahan eksklusif dengan alternatif lokal: misalnya, jika resepnya mengandung salmon, maka Anda selalu dapat membeli ikan batang sebagai gantinya, dan seterusnya.

Selalu menulis daftar belanja

5 cara mudah untuk belajar keuangan pribadi

Berbelanja tanpa daftar belanja adalah tindakan tidak rasional, karena pasti ada godaan untuk membeli barang-barang yang bukan menjadi bagian dari makanan lengkap yang bergizi. Dengan daftar belanja, Anda dapat mencapai perencanaan menyeluruh dan melihat produk apa yang Anda beli secara teratur.

Selain itu, ada banyak aplikasi hebat di luar sana yang akan membuat daftar menjadi lebih mudah. Pastikan untuk mencoba TickTick; AnyList; Our Groceries Shopping List dan aplikasi serupa.

Tidak melakukan pembelian impulsif

Menghindari pembelian impulsif tidak mungkin dilakukan tanpa dua tips pertama. Dengan keinginan tak terduga atau promosi menarik yang Anda lihat, Anda mungkin membeli beberapa produk tersebut dan hanya akan menghamburkan uang Anda.

Fakta unik: menurut statistik, sebagian besar pembelian impulsif dilakukan oleh orang-orang yang lapar. Jadi, cobalah pergi ke supermarket hanya ketika Anda kenyang dan otak jahat Anda tidak akan memaksa untuk membeli sesuatu yang tidak diperlukan.

11 kutipan yang dapat membalikkan perdagangan Anda
Periksa kebijaksanaan trading yang mumpuni ini dari trader, ekonom, dan pengusaha terkenal.
Baca selengkapnya

Berbelanja di pasar lokal

Jika Anda ingin memahami cara menghemat dan mengurangi anggaran belanja, maka Anda terkadang harus mengunjungi bazar lokal, dan bukan hanya menjadi pelanggan di supermarket modern. Dan ada beberapa alasan untuk ini:

Go
Tekan Mulai dan biarkan dora memilih artikel Anda hari ini!
  • Pedagang lokal memotong harga agar dapat bersaing dengan supermarket;
  • Anda selalu dapat menawar di pasar, mengurangi harga awal hingga 10-20%;
  • Kualitas produk pertanian biasanya lebih tinggi daripada yang dapat Anda temukan di supermarket.

Jadi, jika ada pasar lokal yang bagus dan dekat dengan kediaman Anda, maka merupakan pilihan tepat untuk berbelanja di sana dari waktu ke waktu. Anda dapat menemukan banyak produk berkualitas dan segar dengan harga yang memuaskan.

Cari tau promosi dan diskon

Сara mendapatkan kemandirian finansial

Salah satu life hack lainnya tentang cara mengurangi anggaran belanja dan tetap makan sehat adalah dengan memperhatikan promosi toko waralaba. Misalnya, beberapa supermarket merilis materi promosi setiap bulan, mengirim berbagai kupon diskon yang dipersonalisasi ke email pelanggan, dan menawarkan trik pemasaran lainnya untuk menarik perhatian Anda — jadi mengapa tidak memanfaatkannya?

Selain itu, jangan pernah menolak untuk mengeluarkan kartu diskon, terutama jika mereka tidak hanya memberikan diskon, tetapi juga memungkinkan Anda mengumpulkan poin yang nantinya dapat dikonversi menjadi uang dan dapat dibelanjakan untuk barang-barang di toko!

Suka
Bagikan
Salin tautan
Tautan disalin
ARTIKEL TERKAIT
5 min
Cara menghabiskan lebih sedikit tanpa menurunkan kualitas hidup Anda
5 min
Cara mempersiapkan diri secara finansial untuk menjadi orang tua: 7 tips yang harus Anda ketahui
4 min
Apa yang dimaksud dengan tantangan hemat 52- minggu?
4 min
Bagaimana cara merencanakan, berbagi, dan mengelola anggaran keluarga?
4 min
5 cara cerdas dalam rumah tangga untuk mengurangi biaya energi
5 min
Belanja cerdas: belanja, bukan pemborosan

Membuka halaman ini di aplikasi lain?

Batal Buka