6 pertanyaan yang akan mencegah Anda melakukan kesalahan trading

Ada pertanyaan populer di kalangan masyarakat… Kepribadian seperti kucing atau anjing (Cat or dog person)? Bagaimana mengucapkan GIF? Apakah hot dog adalah sandwich? Yang terakhir bahkan dikaji dalam literatur ilmiah.

Artikel ini akan membahas tentang pertanyaan lainnya. Pertanyaan-pertanyaan ini akan mengarahkan Anda ke jalan yang benar dan menjauhkan Anda dari berbagai kesalahan dalam trading.

1. Apa yang analisis teknis informasikan tentang instrumen?

Kesalahan pertama dan utama day trading adalah tergesa-gesa dalam analisis teknis atau tidak melakukannya sama sekali. Meski menemukan sejumlah alat rumit atau remeh, ada beragam cara menganalisis informasi pasar teknis. Ada berbagai variabel potensial, yang memberikan ragam peluang bagi trader untuk mengeksplor grafik, pola, dan sinyal.

Sebelum melakukan trading, penting untuk memahami uptrend, downtrend, atau side trend — atau tidak ada tren sama sekali. Mungkin ada terobosan baru, yang juga perlu diperhatikan. Info teknis menangkap tren dan momentum dengan baik.

2. Apa yang analisis fundamental informasikan tentang instrumen?

Kesalahan kedua dalam trading yang harus dihindari adalah gagal menganalisis faktor fundamental yang memengaruhi harga aset. Anda harus mengetahui informasi umum tentang perusahaan (jika melakukan trading saham). Anda juga bisa mendapatkan wawasan dengan mempelajari data historis guna mengecek kinerja instrumen sebelumnya.

Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda perlu meninjau beberapa elemen. Dalam melakukan trading saham, pertimbangkan tentang:

  • Laporan keuangan perusahaan
  • Kinerja kompetitor dan industri keseluruhan
  • Siaran pers
  • Lingkungan ekonomi dan politik

Waktu Anda tidak akan sia-sia jika digunakan untuk tetap update tentang fundamental.

3. Apakah trading sesuai dengan strategi Anda?

Pertanyaan ini akan menghindarkan Anda dari trading impulsif dengan mengingatkan soal seperangkat aturan trading yang perlu dipatuhi. Aturan itu harus menjelaskan tentang jenis pasar tempat trading dilakukan, waktu untuk masuk ke suatu posisi, waktu harus mencegah kerugian, dsb. Jika trading yang direncanakan memenuhi seluruh kriteria, lanjutkan saja. Jika mengorbankan strategi semata-mata untuk trading, tahan dulu.

Tidak peduli sedang gembira, marah, merasa tamak, atau emosi lainnya, keputusan trading Anda tidak boleh terpengaruh oleh emosi itu. Strategi trading akan mengingatkan Anda agar tidak melewati batas.

4. Seberapa banyak yang Anda pertaruhkan dalam trading ini?

Kesalahan besar selanjutnya dalam trading adalah ketidaktahuan berapa banyak yang Anda pertaruhkan atau bahkan tidak sengaja telah bertaruh banyak.

Mengetahui jumlah yang Anda pertaruhkan adalah dasar manajemen risiko. Alasan melibatkan praktik manajemen risiko adalah untuk mencegah kerugian di luar kendali. Maka, pertanyaan ini dapat menghindarkan Anda dari mimpi terburuk seorang trader—kehilangan semuanya sekaligus.

5. Apakah Anda tahu kapan harus keluar dan mengambil keuntungan?

Strategi keluar (exit) melengkapi strategi trading Anda untuk memastikan bahwa kondisi sudah tepat untuk menutup trading. Tanpa kondisi ini, keputusan trading Anda bergantung pada emosi dan peluang sehingga menyebabkan Anda mengambil keuntungan sebelum waktunya atau justru merugi.

Jika Anda ingin menutup posisi, ingat pertanyaan di atas. Sama seperti saat entri, Anda perlu menganalisis baik teknis maupun fundamental saat keluar.

Ada berbagai strategi keluar (exit) yang sesuai dengan beberapa gaya dan tujuan. Meskipun begitu, satu hal yang harus terlibat dalam strategi apa pun adalah order take-profit.

6. Apa rencana cadangan Anda?

Ketika sistem trading gagal, rencana cadangan dapat menyelamatkan Anda. Hal ini sebagai penghalang yang mencegah Anda membuat kesalahan trading berdasarkan faktor emosional.

Pertanyaan ini dapat ditafsirkan dalam beberapa cara. Dalam skala kecil, berarti merencanakan apa yang akan Anda lakukan jika trading tidak beres. Mungkin rencana cadangan Anda menjadi lindung nilai dari kerugian investasi (hedging). Dalam skala lebih besar, Anda mungkin memikirkan apa yang akan dilakukan jika mengalami kerugian beruntun dalam jangka panjang. Rencana cadangan dalam kasus ini bisa berubah jadi strategi baru dan sumber pendapatan alternatif.

Kesimpulan

Jika tidak ingin mengulangi kesalahan umum dalam trading, rangkaian pertanyaan ini seharusnya jadi permulaan yang tepat. Namun, melihat lebih jauh juga bagus dilakukan! Belajar dari kemenangan dan kekalahan Anda, perhatikan apa yang berhasil dan gagal, serta tambahkan pertanyaan-pertanyaan lain ke proses pengambilan keputusan Anda.

Ingatlah baik-baik bahwa setiap keputusan trading harus direncanakan dengan saksama.

Siap untuk melangkah maju? Ubah pengetahuan segar dari artikel ini menjadi kemajuan trading
Masuk ke Binomo

Bagikan
Salin tautan
Link copied
ARTIKEL TERKAIT
4 min
Berapa lama untuk menjadi trader pro?
4 min
Pedagang atau investor: apa bedanya?
3 min
Bagaimana menjadi seorang day trader yang sukses
4 min
Bagaiman trading yang penuh emosi dapat menghancurkan mu – tips untuk menghindari nya
4 min
Apa yang dimaksud dengan pivot point dalam trading?
5 min
Cara mengatasi rasa takut saat berdagang